Minggu, 14 Mei 2017

Faktor Penyebab Osteoporosis

Osteoporosis terjadi ketika ada ketidakseimbangan antara pembentukan tulang baru dan resorpsi tulang yang sudah tua. Tubuh mungkin gagal untuk membentuk tulang baru yang cukup atau terlalu banyak tulang tua yang dapat diserap kembali, atau keduannya. Dua mineral yang penting untuk pembentukan tulang normal adalah kalsium dan fosfot. Sepanjang masa, tubuh menggunkan mineral ini untuk menghasilkan tulang.

tinggi badan

Kalsium sangat penting sekali untuk tulang, untuk jantung, otak dan organ lainnya, untuk menjaga organ-organ penting yang berfungsi, tubuh menyerap kembali kalsium yang disimpan dalam tulang untuk mempertahankan tingkat kalsium darah. Jika asupan kalsium tidak cukup atau jika tubuh tidak menyerap cukup kalsium dari diet, produksi tulang dan jaringan tulang mungkin akan menderita. Dengan demikian tulang dapat menjadi lemah, sehingga tulang rapuh dan menjadikannya mudah pecah.

Biasanya, hilangnnya tulang terjadi selama jangka tahunan. Seringkali, seseorang merasa santa-santai saja sebelum menjadi sadar bahwa penyakin ini mulai datang dan hadir. Pada saat itu, penyakit ini mungkin dalam stadium lanjut atau mungkin kerusakan sudah mulai serius. 

Penyebab Osteoporosis. 

Penyebab utama osteoporosis adalah kurangnnya hormon tertentu, terutama estrogen pada wanita dan androgen pada pria. Wanita, terutama yang lebih tua dari 60 tahun, sering didiagnosis dengan penyakit. Menopause disertai dengan tingkat estrogen yang lebih rendah dan meningkatkan resiko wanita untuk osteoporosis. Faktor-faktor lain yang dapat menyebabkan keropos tulang pada kelompok usia ini meliputi kurangnnya asupan kalsium dan vitamin D, kurangnnya laitihan beban, dan perubahan terkait usia lainnnya dalam fungsi endokrin.

Kondisi lain yang dapat menyebabkan osteoporosis termasuk terlalu sering menggunakan kortikosteroid, masalah tiroid, kurangnnya penggunaan otot, kanker tulang, gangguan genetik tertentu, penggunkaan obat tertentu, dan masalah seperti kalsium yang rendah dalam makanan.

Penyebab Osteoporisis pada Wanita.
  • Tidak mengalami siklus menstrulasi dalam waktu yang lama atau lebih dari enam bulan akibat olahraga atau diet yang berlebihan.
  • Menjalani histerektomi atau oprasi pengangkatan rahim sebelum usia 45 tahun, terutama jika kedua ovarium juga diangkat.
  • Mengalami manopause dini atau sebelum usia 45 tahun.
Penyebab Osteoporosis pada Pria.

Pengaruh  hormon pada osteoporosis yang diidap oleh pria tidak sesignifikan pada wanita. Meski demikian, diperkirakan tetap ada hubungan antara osteoporosis dengan hormon testosteron yang membantu menjaga tulang tetap kuat. Hal ini di indikasikan oleh resiko osteoporosis yang meningkat pada pria dengan kadar testosteron rendah walaupun pria terus memproduksi hormon testosteron hingga usia tua.

Dalam setengah kasus penderita pria, penyebab osteoporosis tidak diketahui dengan pasti, sedangkan setengahnya lagi bisa di sebabkan oleh.

1. Mengkonsumsi Minuman Keras Berlebihan.

Mengkonsumsi obat-obatan seperti glukokortikoid atau obat-obatan steroid selama lebih dari tiga bulan. Kondisi yang menyebabkan kadar tesrosterod lebih rendah dari kadar normal atau Hipogonadisme.

2. Penyakit Kelenjar yang Dapat Memicu Osteoporosis.

Proses regenerasi tulang dipengaruhi oleh banyak hormon, maka jika kamu mengidap gangguan pada kelenjar penghasil hormon, kamu dapat lebih beresiko mengalami osteoporosis. Berikut beberapa penyakit kelenjar yang dapat memicu osteoporosis.
  • Gangguan Kelenjar Adrenal, seperti Sindrom Cushing.
  • Gangguan Kelenjar Piruitari.
  • Kelenjar Tiroid yang Terlalu Aktif (Hipertiroidsme).
  • Kelenjar Paratiroid yang terlalu Aktif (Hiperparatiroidsme).
  • Berkurangnya Kadar Hormon Seks (Estrogen dan Testoseron).
Faktor Penyebab Meningkatnya Resiko Osteoporosis.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang bisa meningkatkan resiko berkembangnya Osteoporosis dan keretakan tulang.
  • Indeks massa tubuh dibawah atau sama dengan 19.
  • Konsumsi alkohol secara berlebih.
  • Merokok secara berlebih.
  • Penderita gangguan makanan seperti anoreksia dan bulimia.
  • Riwayat orang tua yang pernah mengalami retak tulang pangkal paha atau mengidap Osteoporosis.
  • Ukuran tubuh yang lebih kecil menyebabkan berkurangannya kadar massa tulang yang berdampak kepala kepadatan tulang seiring bertambahnya usia.
  • Wanita yang putih atau Asia, terutama merak yang memiliki anggota keluarga dengan osteoporosis, memiliki resiko lebih besar terkena osteoporosis darapada wanita lainnya.
  • Seorang yang pernah melalui oprasi saluran pencernaan yang menyebabkan berkurangnnya ukuran perut begitu juga serapan kalsium.
  • Obar-obatan yang dikonsumsi, terutama yang berdampak pada kadar hormon seperti pengobatan kanker prostat dan penggunaan obat kortikosteroid.
  • Tidak berolahraga atau aktif bergerak untuk jangka waktu yang lama.
Diawal perjalanan penyakit, osteoporosisi dapat menyebabkan gejala. kemudian dapat menyebabkan tidak maksimalnya tinggi badan atau nyeri tumpul ditulang atau otot, nyeri punggung sangat rendah atau nyeri.

Kemudian di perjalanan penyakit, nyeri tajam bisa datang tiba-tiba. Rasa sakit mungkin tidak memancarkan atau menyebar ke daerah lain, mungkin dipeparah oleh aktivitas yang menempatkan berat pada daerah, bisa disertai denga nyeri, dan umumnya mulai mereda dalam satu minggi, Nyeri bisa berlama-lama lebih dari tiga bulan bahkan menahun.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Faktor Penyebab Osteoporosis

Post views: counter

0 komentar:

Posting Komentar